PotensiAgrowisata di Sabina Lumbung Persada, dilihat dari sapta pesona : 1. Keamanan. Sabina Lumbung Persada memiliki potensi ini. Jika hendak menuju tempat ini dimulai dari Kota Metro, maka perjalanan yang di tempuh tidaklah beresiko. Dari kota Metro, kita bisa melalui Metro Selatan, jalan terus hingga melewati perkebunan karet yang akrab BUPATILAMPUNG SELATAN . PROVINSI LAMPUNG. PERATURAN BUPAT! LAMPUNG SELATAN IfOMOR . 3 . TAHUl'f 2016. 'f YANG MAlIA ESA. BUPATI LAMPUNG SELATAN, Menimbang a. bahwa dengan adanya peningkatan status pada Puskesmas Rajabasa dan Puskesmas Banjar Agung menjadi Puskesmas Rawat Inap Rajabasa Gunung Terang, GunungRajabasa dengan ketinggian sekitar 1.281 mdpl yang berdekatan dengan Desa Sumur Kumbang, Kec. Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan merupakan daerah kawasan hutan lindung yang masih memiliki hutan belantara karena hal ini masih ditemukannya tegakan pohon berdiameter besar dan pohon dengan ketinggian sedang. KabupatenLampung Selatan - Daftar Desa/Kelurahan + Kode POS, hal 1. Daftar Provinsi / Kota / Kabupaten dan Kecamatan / Distrik serta Desa / Kelurahan di Indonesia, Sukamaju, Sumber Agung (Sumberagung), Talang Way Sulan, Bali Nuraga, Sidoharjo (Sido Harjo), Sidomakmur (Sido Makmur), Sidoreno (Sido Reno), Bangun Sari (Bangunsari), GunungRajabasa adalah salah satu gunung untuk pendakian di Lampung Selatan. Gunung Rajabasa merupakan salah satu gunung berapi dengan kerucut vulkanik yang terdapat di Selat Tanggamus. Mukhlis Basri Beri Bantuan Vitamin C Bagi Warga Isoman. July 26, 2021. Gunungitu adalah Gunung Rajabasa yang berlokasi di Lampung Selatan, tepatnya di Kabupaten Kalianda dengan ketinggian mencapai 1.281 mdpl. Jika sudah berhasil menduduki puncak, para pendaki akan dihadapkan dengan sisi selatan gunung yang langsung berhadapan dengan laut lepas dengan angin yang sepoi-sepoi. LintangSelatan dan 105 28’ - 105 37’ Bujur Timur. Ibukota propinsi Lampung ini berada di Teluk Lampung yang terletak diujung Selatan Pulau Sumatera. 2.2 Kondisi Geografis dan Klimatologi Secara geografis Kota Bandar Lampung terletak pada 5 20’- 5 30’ Lintang Selatan dan 105 28’ - 105 37’ Bujur Timur. Ibukota propinsi REPUBLIKACO.ID, LAMPUNG--Hasil pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung menunjukkan Kabupaten Lampung Selatan adalah daerah rawan 10 jenis bencana alam. Kepala BPBD Lampung, Albar Hasan Tanjung, di Bandarlampung, Jumat, menyebutkan masing-masing wilayah di daerah tersebut rawan terhadap gempa bumi, StatusKonservasi Burung: Studi Kasus di Hutan Desa Cugung Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Model Rajabasa Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan (Bird Conservation Status: Case Study in Cugung Village Forest Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Model Rajabasa Rajabasa Regency District South Lampung) oleh: Nainggolan, Frans Ataukalau kamu menyeberang dari Merak – Bakauheni juga bisa melihatnya di kejauhan. Gunung Rajabasa adalah gunung berapi, selain Gunung Anak Krakatau, di Lampung Selatan. Tinggi puncaknya adalah 1.281 meter diatas permukaan laut (dpl). Sedangkan kawahnya memiliki ukuran sekitar 500 x 700 meter. Atau sekitar 350.000 meter NC8u. Lampung - Makam Pahlawan Radin Inten II berlokasi di Desa Gedungharta, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Destinasi wisata ini juga dikenal dengan nama Benteng Cempaka. Untuk sampai ke lokasi, pengunjung harus menempuh jarak sekitar 18 kilometer dari Kota Kalianda. Destinasi wisata Lampung ini merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang banyak dikunjungi wisatawan. Mengutip dari terdapat tugu Radin Inten II di depan gerbang yang seolah menyambut para pengunjung. Pada bagian belakang patung terdapat gundukan tanah. Konon, gundukan tanah tersebut dulu digunakan sebagai benteng pertahanan dari serangan tentara Belanda. Pulau Sebuku dan Pulau Sebesi, Alternatif Wisata Bahari di Lampung Libur Lebaran, Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata di Lampung Jalan-jalan di Pulau Pahawang dan Kelagian Teluk Lampung, Keindahan Alam Tanpa Batas Selain itu, juga terdapat museum mini di sekitar makam. Museum tersebut menyimpan barang-barang peninggalan Radin Inten II semasa hidupnya. Tak jauh dari lokasi, tampak Gunung Rajabasa yang penuh dengan bekas peninggalan benteng dan kubu pertahanan perang. Tempat tersebut menjadi saksi bisu kepahlawanan Radin Inten II. Selain mempelajari tentang sejarah, para wisatawan biasanya juga datang berkunjung untuk berziarah. Bahkan, para peziarah juga datang dari luar Lampung Selatan. Selain keberadaan makam, bentuk penghormatan lain untuk mengenang jasa pahlawan Radin Inten II adalah dengan memperingati Haul Radin Inten II setiap 5 Oktober. Tanggal tersebut merupakan hari gugurnya Radin Inten II. Untuk diketahui, Radin Inten II merupakan keturunan dari Kesultanan Banten yang berjaya pada abad ke-16. Ia juga masih memiliki ikatan darah dengan Kesultanan Aceh. Radin Inten II Gelar Kusuma Ratu merupakan keturunan Fatahillah dari perkawinannya dengan Putri Sinar Alam dari Keratuan Pugung. Ia dikenal sebagai pemimpin yang gigih menentang penjajahan Belanda. Tak heran jika kini jasanya masih terus dikenang oleh masyarakat. Penulis Resla Aknaita Chak* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. 100% found this document useful 3 votes13K views4 pagesDescriptionDaftar Makam Bersejarah Di LampungCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 3 votes13K views4 pagesDaftar Makam Bersejarah Di LampungJump to Page You are on page 1of 4 You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Lokasi Gunung RajabasaCara Menuju Gunung RajabasaCatatan Aktif Gunung RajabasaHarga Tiket MasukPotensiTopografi SingkatJalur Pendakian Gunung RajabasaWaktu/Lama Pendakian Gunung RajabasaMisteri Batu Cukup Gunung RajabasaKesimpulan Gunung Rajabasa memiliki hutan dengan tutupan pepohonan yang bagus. Gambar ist Gunung Rajabasa – Sudah tahu gunung apa yang ada di Kabupaten Lampung Selatan? Kalau kamu melewati Jalan Tol dari Bandar Lampung ke Bakauheni, kamu bisa melihatnya di sebelah kanan. Atau kalau kamu menyeberang dari Merak – Bakauheni juga bisa melihatnya di kejauhan. Gunung Rajabasa adalah gunung berapi, selain Gunung Anak Krakatau, di Lampung Selatan. Tinggi puncaknya adalah meter diatas permukaan laut dpl. Sedangkan kawahnya memiliki ukuran sekitar 500 x 700 meter. Atau sekitar meter persegi. Baca juga* Air Terjun Way Kalam di Lampung Selatan Lokasi Gunung Rajabasa Gambar ist Gunung ini berada di ujung Selatan Pulau Sumatera bagian Timur. Kalau ditarik garis lurus, sejajar dengan Pulau Legundi, Pulau Tabuan, Pantai Kaur Gading di Teluk Semaka. Puncaknya berada di arah Tenggara Kota Kalianda dan Kota Bandar Lampung. Atau arah Barat Laut dari Pelabuhan Bakauheni. Kalau kita terbang dengan pesawat dari Bandara Soekarno Hatta ke Radin Inten II, gunung ini bisa kita lihat kalau kita duduk di sisi kiri pesawat. Terlihat saat pesawat mendekati Pulau Sumatera. Secara administratif, masuk wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung Sedangkan dari sisi kehutanan, masuk wilayah kerja KPHL Unit XIII Lampung. Atau UPTD KPH XIII Gunung Rajabasa – Way Pisang – Batu Serampok. Di bawah kendali Dinas Kehutanan Provinsi Lampung. Cara Menuju Gunung Rajabasa Foto ist Kalau dari Jakarta, kamu bisa menggunakan kendaraan umum. Setelah tiba di Pelabuhan Bakauheni, bisa menggunakan sewa angkot yang menuju Kalianda. Kalau naik bus langsung, bisa naik bus Damri Jakarta Lampung yang berangkat dari Stasiun Gambir. Bilang saja turunnya di Rumah Makan Siang Malam Kalianda. Namun baiknya sebelum berangkat, pastikan dulu harus naik apa ke titik awal pendakian. Apa sewa ojek atau angkot di sekitaran Kalianda. Sedangkan kalau menggunakan kendaran pribadi, bisa arahkan kendaraan menuju Kota Kalianda. Catatan Aktif Gunung Rajabasa Gunung ini yang kebanyakan masyarakat tahu adalah gunung yang tidak aktif. Karena tidak ada pemberitaan mengenai aktivitas gunung apinya di masa sekarang. Namun menurut info yang saya baca di Wikipedia, dikatakan bahwa Gunung Rajabasa pernah dilaporkan terjadi kenaikan aktivitas. Dijelaskan, aktif pada bulan April 1863 dan Mei 1892. Dan sampai artikel ini dibuat, saya belum mengetahui informasi apakah gunung ini pernah erupsi atau tidak. Harga Tiket Masuk Saya juga mencari informasi, apakah untuk mendaki seorang pendaki harus membayar tiket/retribusi. Dalam beberapa berita dikatakan bahwa pengunjung/pendaki nantinya akan dikenakan sistem tiket. Namun pemberlakukannya sepertinya tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Pihak KPH sepertinya kawatir juga akan memberatkan pendaki yang ingin mendaki. Kalaupun nanti diberlakukan, dipastikan biayanya akan sangat terjangkau. Potensi Gunung Rajasa memiliki beberapa potensi. Ada potensi energi panas bumi, potensi konservasi, dam juga potensi wisata. Dalam beberapa sumber, potensi panas buminya bisa digunkanan tanpa merusak alam. Karena eksploitasi panas bumi tidak lah seperti eksploitasi penambangan. Potensi wisata yang berada di sekitar Gunung Rajabasa juga sangat menarik. Ada aliran air yang jernih, air terjun yang indah, serta mata air panas. Yang saya suka dari gunung ini adalah tutupan pepohonannya yang bagus. Saat mengunjungi air terjun Way Kalam, saya terpesona dengan pepohonannya yang masih rapat. Padahal lokasinya masih berada di bawah di kaki gunung dan dekat dengan pemukiman warga. Baca juga* Asyiknya Berendam di Way Belerang Simpur, Hangat dan Jernih! Topografi Singkat Secara topografi, Gunung Rajabasa memiliki dataran rendah, dataran rendah pedalaman, perbukitan rendah, perbukitan dan perbukitan tinggi. Sedangkan lerengnya/kelerengan terdiri dari; area datar, miring, curam dan sangat curam. Jalur Pendakian Gunung Rajabasa Foto ist Memang jalur pedakian GunungRajabasa tidaklah seberat banyak gunung tinggi lain di Indonesia. Namun bukan berarti tidak layak untuk didaki. Menurut kawan-kawan pecinta alam, khususnya pendaki gunung, ada beberapa jalur pendakian di Gunung Rajabasa. Namun yang menurut mereka terdekat adalah berangkat dari Desa Sumur Kumbang. Jarak puncak dari desa ini sekitar 6 kilometer. Menuju Pos 1 Sama seperti di berbagai gunung di Lampung, biasanya di awal pendakian kita akan melewati kebun kopi atau coklat. Demikian pula saat kita memulai mendaki di Gn Rajabasa. Setelah berjalan sekitar 2 jam, kita akan tiba di Pos 1. Di sini ada sumber mata air yang jernih. Kamu bisa menggunakannya sebagai sumebr air minum untuk bekal dibawa ke puncak. Perlu dicatat, tidak ada sumber air lagi setelah melewati Pos 1. Saat di sini pastikan bekal airmu cukup untuk pergi ke puncak. Menuju Pos 2 Melanjutkan perjalanan, kamu masih akan menemui lahan kebun yang dikelola warga. Setelah kira-kira tengah perjalanan sebelum Pos 2, kamu akan menjumpai Gerbang Rimba. Sesuai namanya, sepertinya gerbang ini menjadi penanda area yang sudah tidak bisa dikelola oleh warga. Setelah Gerbang Rimba kita akan melewati hutan yang asri tanpa kebun kopi, coklat, atau cengkeh. Dari sini juga kamu bisa melihat pemandangan di bawah. Sudah terlihat Teluk Lampung dan garis pantai pesisir Lampung Selatan. Menuju Pos 3 dan Pos 4 Track selanjutnya akan terasa semakin menanjak. Banyak pepohonan besar dengan dedaunan yang lebat. Memberikan suasana yang rimbun dan teduh. Kamu akan merasakan benar-benar merasa di hutan saat melintasi jalur ini. Menuju Pos 4 dan Pos 5 Jalur trekking selanjutnya sedikit berbeda dengan jalur sebelum yang lebih rindang. Di jalur menuju pos 4 dan 5, pepohonannya tidak selebat jalur di bawahnya. Kamu bisa melihat pemandangan sekitar yang terlihat indah dari ketinggian. Bagi yang ingin menginap, bisa menjadikan pos 5 sebagai lokasi mendirikan tenda. Area Puncak Foto ist Menuju puncak dari pos 5 sudah tidak jauh lagi, bahkan sudah sangat dekat. Kamu hanya memerlukan waktu beberapa menit saja menempuh jarak beberapa meter untuk sampai di puncak Gunung Rajabasa. Begitu sampai di puncak, kamu bisa menikmati bentangan alam yang indah memesona. Bisa melihat laut Teluk Lampung dan Selat Sunda. Serta hijaunya pepohonan hutan di bawahnya. Waktu/Lama Pendakian Gunung Rajabasa Foto ist Menurut cerita dari kawan-kawan, waktu pendakina Gn Rajabasa termasuk sedang. Tidak lama dan tidak sebentar. Dari Desa Sumur Kumbang ke puncak memerlukan waktu sekitar 7 jam. Misteri Batu Cukup Gunung Rajabasa Ada satu cerita misteri yang berkembang kemana-mana dari generasi ke generasi. Yaitu keberadaan Batu Cukup atau Batu Pancukupan. Asal usul nama Batu Cukup adalah karena diyakini bisa menampung berapapun jumlah orang yang menaikinya. Ada juga kawan yang bercerita tentang kisah mistis keberadaan Batu Pancukupan ini. Ada keanehan saat berada di area yang dipercaya sebagai pusatnya mistik Gunung Rajabasa. Namun mereka merasa aman-aman saja saat menginap/tidur di tenda di sekitar batu tersebut. Baca juga* Pesona Pantai Marina Lampung Selatan Kesimpulan Demikian sedikit informasi jalur pendakian dan informasi terkait lainnya mengenai Gunung Rajabasa. Memang tidak semua bisa mendaki gunung. Namun dengan membaca artikel ini paling tidak bisa menambah wawasanmu mengenai salah satu potensi wisata Lampung Selatan ini. Yang harus diingat adalah, selalu utamakan kesehatan, keamanan, dan keselamatan. Pastikan staminamu cukup baik saat mendaki dan menuruni gunung. Kalau tidak yakin, lebih baik tidak usah mendaki. Bagi yang hobi naik gunung, Gunung Rajabasa sangat pantas untuk masuk ke dalam daftarmu. Untuk menambah daftar gunung yang sudah kamu daki di Lampung. Salam lestari!